Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘success story’

Membuka Kotak Rahasia

 

 

Ia mengolah tekanan menjadi tantangan. Buah perjuangan selalu berbanding lurus dengan keberhasilan.

 

Pada sebuah senja, di bangku restoran Indonesia Palalada, Catharina Widjaja membuka kisah lama. Kisah yang mungkin saja sudah hampir terhapus dari ingatan, atau bahkan disembunyikan. Kala akhirnya ia membuka ‘kotak rahasia’ itu, lawan bicaranya seperti dibawa dalam lorong waktu dan perasaan luar biasa, meski dikisahkan dengan nada penuh kehati-hatian sehingga tak terasa ada unsur dramatis yang ingin ditonjolkan. Kesuksesan adalah sebuah perjalanan kehidupan yang teramat mahal dan panjang, kendati terasa cepat sekarang.

 

Cath, sapa akrabnya, adalah Direktur Gajah Tunggal (GT), produser ban terintegrasi terbesar di Asia Tenggara, sekaligus Managing Director di Alun-Alun Indonesia, retail produk Indonesia yang terkemuka. Ia adalah salah satu penerima penghargaan Perempuan Pemimpin Indonesia 2012, Kategori Perusahaan Publik, versi Ideku Group (Business Review, Cleopatra, dan Woman Review). Meski menduduki jabatan bergengsi, ia terkesan ramah dan rendah hati. Meski tegas, senyuman tak pernah lepas dari gayanya saat berbincang. (more…)

Advertisements

Read Full Post »

Mengurai Mimpi                                                                                                   Riri Fitri Sari

riri fitri sari

Hidup ini seperti de javu dari mimpi-mimpi masa kecilnya/Isi-isi buku masa kecilnya itu kini seperti melayang-layang dan menjadi nyata pada dirinya

Pada akhirnya penghargaan internasional pada bidang sains itu tiba pada seorang perempuan Indonesia. Ia adalah Prof. Dr. Riri Fitri Sari MM MSc, 42 tahun, peraih WIE Most Inspiring Engineer Award dari Institute of Electronic and Electrical Engineers (IEEE) Asia Pasific, pada pertemuan region 10 di Kalkuta India, beberapa waktu lalu. Penghargaan ini diterima atas dedikasinya dalam mengembangkan perangkat teknologi informasi dan komunikasi di kalangan nasional dan internasional. UI Green Metric, pemeringkatan kampus berdasarkan kampus hijau adalah prestasi terbesar yang diakui dunia. Riri sendiri merupakan guru besar wanita termuda di Universitas Indonesia, professor Teknik Komputer di Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Indonesia (UI), sekaligus Kepala Pengembangan dan Pelayanan Sistem Informasi seluruh UI.

Berkecimpung dalam bidang teknologi informasi yang berurusan dengan jejaring rumit ternyata tidak mengubah Riri menjadi sosok yang kaku, serius, dan misterius. Sebaliknya, ia ramah, hangat, dan menampakkan wajah gembira. Kalimat-kalimat yang disampaikannya tidak kaku. Bahasanya teratur dan mudah dimengerti. Ia juga berpikiran terbuka. Seperti ketika ia berkisah tentang pengalamannya saat singgah di kediaman Bunda Teresa di Kalkuta seusai menerima penghargaan. Tempat tidur sederhana dan sebuah meja kayu tempat Bunda Teresa menuliskan surat-surat penting untuk dunia rupanya menjadi perhatian terbesarnya. “Perempuan yang tangguh itu perempuan yang menulis, seperti Ibu Kartini,” ia menegaskan. Kisah perempuan-perempuan berdaya selalu menjadi magnet perbincangannya. (more…)

Read Full Post »

Menanti Titik Balik

melli darsa

Ia adalah orang yang memandang optimis terhadap kehidupan. Berbagai belit kesulitan justru membuka pintu-pintu kesuksesan.

“Saya sedang menanti titik balik ke tiga,” Melli Darsa SH, LL,M (46) tersenyum. Ia telah menyelesaikan kisah hidupnya dalam waktu yang cukup panjang di sebuah siang yang seharusnya sudah bersibuk dengan berbagai kegiatan. Perbincangan yang awalnya terasa formal berakhir happy ending. Melli mulai lebih dikenal publik saat tahun 2010 di mana ia menjadi satu-satunya perempuan yang lolos sebagai finalis dalam pemilihan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia adalah pendiri Firma hukum Melli Darsa & Co (MDC) yang kini menjadi salah satu firma hukum terbaik di Indonesia.

“Saya ingin lebih memberikan kontribusi kembali atas apa yang saya dapatkan kepada negara melalui bentuk public service dalam waktu dekat ,” ujarnya dengan nada tegas dan penuh optimis. Inilah yang ia tunggu sebagai titik balik ke tiga dalam kehidupannya. Keikutsertaan dalam pemilihan Ketua KPK adalah salah satu jalannya. Meski belum berhasil, ia tak patah semangat. Beberapa rencana sudah disiapkan seperti  sedang menjajaki kerja sama dengan pihak asing agar MDC lebih siap menghadapi globalisasi. Ia juga sedang menjalankan program doktornya di Beijing.  “Untuk merencanakan segala sesuatunya, saya harus kokoh dalam segala-galanya termasuk agar kantor saya siap, sehingga saya bisa fokus untuk berbakti pada negara ” ungkapnya saat ditemui di kantornya yang mewah, nyaman, wangi, dan tertata indah. (more…)

Read Full Post »

Universitas Kehidupan

danang widoyoko

Ia menikmati dunia yang penuh tantangan sebagai sarana untuk meraih ilmu langsung dari universitas kehidupan

Suasana terasa ramai di kantor Indonesia Corruption Watch (ICW) siang itu. Puluhan anak-anak muda tengah berkumpul, bercengkerama, berdiskusi, dan melakukan kliping tentang korupsi. Mereka adalah volunteer yang tengah memelajari dunia korupsi di Indonesia. Terik matahari yang memasuki ruangan melalui celah-celah atap dan jendela tidak sedikitpun mengurangi kehangatan. Koordinator ICW, Johanes Danang Widoyoko, tampak bangga memperlihatkan aktivitas tersebut. Kesadaran harus ditumbuhkan di kalangan generasi muda.

Pertemuan ini terjadi kala konsentrasi Danang disibukkan oleh seleksi Komite Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Ia bicara menggebu-gebu tentang Pemilu dan keberlangsungan negeri ini. Kalimat-kalimatnya diucap dengan sangat cepat. “Sangat penting terlibat dalam agenda ini karena KPU adalah salah satu muara korupsi politik di Indonesia,” ia mengungkapkan kegelisahan akan adanya perkembangan reproduksi korupsi yang semakin menjadi-jadi. Model korupsi itu tidak hanya berhenti untuk memperkaya diri sendiri. Jauh dari itu adalah untuk memperkaya partai dengan tujuan partainya menang. “Orientasinya kekuasaan,”ujarnya. (more…)

Read Full Post »

Lentera Hati Suciwati

 

Aku bahagia karena memiliki cinta yang demikian besar, sehingga dengan cinta itu aku bisa bermanfaat untuk orang lain.

suciwati munir

Suciwati, perempuan yang pernah mendapatkan gelar Asia’s Hero 2005 versi majalah Time, tidak pernah berhenti memperjuangkan keadilan dan penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia. Meski kini tinggal di Malang dan membuka sebuah toko suvenir dan oleh-oleh, ia mampu membagi waktu untuk mengurus berbagai aktivitasnya yang lain. Di antaranya Komite Aksi Solidaritas untuk Munir (KASUM), Jaringan Solidaritas Korban untuk Keadilan (JSKK), Kontras (komisi yang menangani kasus orang hilang dan tindak kekerasan, dibentuk almarhum Munir), dan Imparsial (LSM yang bergerak dalam pengawasan dan penyelidikan pelanggaran HAM di Indonesia).

Di sebuah hari yang hujan, ia bercerita tentang aktivitas, cinta, kehidupan, dan mimpi-mimpinya. Cuaca dingin melarutkan segala kisah yang dituturkannya dalam suasana santai. Kadang terlihat air membasahi bola matanya kala bercerita tentang cintanya pada Munir, almarhum suaminya. Namun tak jarang terasa kering ketika meluapkan kemarahan yang sama sekali tak terasakan dalam penampilannya. Itulah suasana saat bertemu Suci, aktivis HAM Indonesia, pada suatu hari di bulan Januari. (more…)

Read Full Post »

Kompromi dalam Dunia Tanpa Kompromi

aditya novali

Keuletan dalam menghadapi tantangan dengan damai telah mengisi dan memperkaya kreativitasnya

 

Nama Aditya Novali meramaikan cerita dalam dunia seni kontemporer Indonesia. Dua pameran tunggal yang digelar di dua tempat berbeda dalam dua tahun terakhir ternyata cukup menarik perhatian khalayak. Banyak pecinta seni yang mengungkapkan bahwa ide karya yang dibawanya segar dan kontekstual, diramu dalam sebuah kreasi yang menyenangkan, seolah siap dimainkan dan diapresiasi oleh siapapun. Karya bukan dibuat hanya untuk segelintir manusia, atau usia. Isu interdisipliner sangat terasakan di dalamnya.

Pada pameran Indoscape: A “Geo-History” di Canna Gallery Jakarta, 2011, ia membuat kreasi berupa peta Indonesia yang dibuat dari beberapa elemen seperti lilin yang kemudian dilelehkan atau batang logam di dalam akuarium air. Karya yang mengingatkan kondisi (perpecahan) geografi Indonesia itu dikemas dalam bentuk menarik tanpa meninggalkan unsur kontemplatif dan fun.  Demikian pula pada The Wall: Asian (un) Real Estate Project, Project Stage for Artstage 2012 di Singapura, Januari lalu. Ia memunculkan partisi berbentuk apartemen mungil yang bisa diputar-putar, masing-masing ruang bercerita, sekaligus mengingatkan pada konsep hybrid. (more…)

Read Full Post »

Bukan Sekadar Penjaga Malam

harkristuti harkrisnowo

Akankah ia mampu memberi kontribusi atas segala hal yang disandangnya? Pertanyaan itulah yang terus mengisi dan memotivasi perjalanan hidupnya kini.

 

Waktu belum menunjukkan pukul delapan pagi. Direktur Jendral Hak Asasi Manusia (Dirjen HAM), Prof. Harkristuti Harkrisnowo, SH, MA, Ph.D (55) sudah duduk di ruang kerja. Di atas meja, setumpuk laporan dibaca dengan detail sehingga tugasnya untuk memberikan rekomendasi kepada Menteri Hukum dan HAM bisa dilaksanakan dengan baik. “Ayahku tentara. Sejak kecil saya dididik disiplin, bangun pagi, memulai kerja pagi,” Guru Besar hukum pidana Universitas Indonesia (UI), yang juga doktor pertama di bidang Criminal Justice di Indonesia, memulai pembicaraan. Wajahnya segar, nada suaranya riang.

Belakangan ini aktivitas Tuti, nama panggilan Harkristuti, meningkat tajam. Persoalan HAM sedang banyak dibicarakan, mulai dari kasus besar seperti Mesuji, Bima, hingga perempuan yang tidak bisa menimang bayinya karena tak sanggup membayar biaya persalinan. Khususnya terhadap kasus-kasus konflik yang bernuansa kekerasan amat meresahkan pikirannya. “Saya baru menyadari dampak yang luar biasa dari sebuah kasus kekerasan ketika diwawancarai Los Angeles Time akhir tahun 1990-an. Ternyata dunia internasional melihat kita sebagai suatu bangsa yang tidak punya hati nurani. Itu sebabnya, kita tidak boleh anggap kecil sebuah kasus, meski yang terluka hanya satu orang.” (more…)

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »