Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Miranda Goeltom’

Cover Cermin Miranda

Cover Cermin Miranda

From zero to hero, from hero to zero. Inilah kisah tentang dia. Miranda Goeltom.

Bahkan ketika kali pertama kali menuju Gedung KPK, hati saya sudah berdegup kencang. Keringat dingin muncul. Aneh memang, padahal, semestinya perasaan itu tak ada, karena (semoga) saya tak ada urusan dengan KPK. Mungkin karena nama besar KPK yang selama ini memiliki reputasi sebagai institusi yang paling tegas terhadap penegakan hukum.

Namun rupanya degupan kencang itu beralasan. Ketika mobil berhenti di dekat lobi, sejurus mata memandang pada kedatangan saya. Klik klik, saya merasa mendengar jepretan kamera, terdengar ragu. Suasana ini membuat saya kagok. Apalagi ketika saya sedang duduk, ada kamera menyorot. (Belakangan saya tahu, pada hari itu rencana ada pemeriksaan terhadap salah satu istri muda seorang tersangka)

“Mau bertemu … ?” Suara itu memecah ketakutan yang sejak tadi menemani saya. (more…)

Advertisements

Read Full Post »

Dewi Edisi April 2008

Mencairkan Gunung Es

Dia tahu apa yang dia mau, dan tahu bagaimana strategi untuk menyalurkan semua keinginannya

Mencairkan Gunung Es

Mencairkan Gunung Es

Ketegangan usai rapat dari kantor, yang katanya cukup melelahkan, seolah menguap begitu saja, ketika Miranda Swaray Goeltom berada di depan kamera. Dia yang selalu terlihat serius di dalam layar televisi -terutama belakangan ini– tiba-tiba muncul dalam sosok yang menyenangkan, penuh canda, dan sedikit kekanak-kanakan. Manja. Lalu berpose, layaknya model profesional, tanpa sungkan atau grogi di depan puluhan orang yang berada di tempat itu. Sepertinya ia sangat menikmati segala proses yang terjadi. Yang pasti, dia tahu persis angle terbaik di mata kamera.

Rasa percaya diri itu memang sangat menguasai dirinya. Seperti ketika ia meluncurkan buku ketiganya, The Indonesian Experience -essays in Macro Economic Policy, di Jakarta, seminggu sebelum pemotretan berlangsung. “Saya puas dengan buku itu,” Miranda menuturkan buku setebal 600 halaman yang dipenuhi dengan data dan informasi detail, tertata rapi, dengan pengantar yang memudahkan orang awam sekalipun memahami pikirannya. “Saya setiap malam memompa semangat untuk membuatnya,” Deputi Senior Bank Indonesia (BI) mengenang kerja kerasnya. (more…)

Read Full Post »