Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘Mbah Darmo’

Mbah Darmo (in memoriam)

Apapun yang terjadi pada diriku saat ini, ada kehangatan dan ketulusan kasih yang diberikannya padaku ketika ku kecil

(this picture: Mas Basuki, Ovie, aku, ibuku, Mbak Sam, Mbak Sur, Mbah Darmo, Mbak Mus. Lokasi: depan rumahku, tahun 1970-an)

Mbah Darmo,

Aku selalu mengenangmu di setiap langkahku. Bahkan hingga ku sampai di sini, ada andilmu dalam diriku. Kenangan yang sangat manis, indah, dan romantis!

Setiap hari, sejak aku kecil, aku selalu berada di rumahmu, terutama setelah bapak dan ibuku berangkat ke pasar. Meski pintu rumahku hanya setengah meter dari pintu rumahmu kala itu, aku lebih suka berlama-lama duduk di kursimu. Bila haus, aku mengambil minum dari kendil tanah liatmu. Adem, alasanku ketika itu. Kadang-kadang, aku suka makan di meja makanmu. Meja makan bundar dan terbuat dari kayu, warnanya hitam. Sayur bobor bayem dan gereh, kesukaanku. Dan aku suka bandel menimba sumur dari sumurmu yang berpagar rendah. Ini yang membuat kamu suka marah-marah padaku, takut aku tercebur. (Aduh, kemana lagikah aku bisa menemukan kehangatanmu dan keluargamu? Mbah Kakung, Mbak Sur, Mas Riyanto, Mas Gendut, dan Wawan?) (more…)

Read Full Post »