Feeds:
Posts
Comments

Posts Tagged ‘hiv/aids’

Menebas Batas

nafsiah mboi

Sensitivitas perasaan telah membawanya pada aktivitasnya yang begitu peduli pada nasib orang-orang yang disingkirkan ataupun tersingkirkan.

Ketegangan langsung pecah tatkala Nafsiah Mboi menyambut dengan tawa lepasnya. Menteri Kesehatan ini terlihat rileks dan santai meski sekitar 10 ribu buruh berdemo di depan kantornya terkait pelaksanaan Undang-undang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial. “Persoalan sudah diselesaikan Dirjen, saya sendiri sedang melepas 130 dokter muda untuk diberangkatkan menuju daerah-daerah perbatasan. Saya tahu mereka pasti berangkat dalam suasana ketakutan dan kekhawatiran, itu sebabnya saya harus di sana,”ucap Naf yang selama ini selalu menerima perwakilan demontrasi yang terjadi.

Memang bukan kali ini saja kementerian yang dipimpinnya didemo massa. Naf hanya perlu sepekan setelah dilantik menjadi buah bibir. Menteri Kesehatan yang juga aktivis penanggulangan HIV/AIDS, ini dianggap mengeluarkan kebijakan yang dianggap kontroversial, yakni Harm Reduction (strategi untuk mengurangi dampak buruk dari kegiatan atau perilaku berisiko). Naf menyadari bahwa pengguna sulit menghentikan. Jika tidak disuplai dengan jarum bersih, maka pengguna pasti akan mati atau terkena HIV/AIDS. Sementara itu berkaitan dengan HIV/AIDS, ia menyarankan menggunakan kondom bagi para pelaku yang tidak bisa menghentikan perilaku berisiko tersebut. (more…)

Advertisements

Read Full Post »

Mencari Jalan Kebahagiaan yang Berbeda

Esthy Susanti Hudiono

Esthy Susanti Hudiono

Dunia ini masih memerlukan banyak “orang gila” untuk mengimbangi berbagai persoalan dari frame berbeda

Adalah Esthi Susanti Hudiono. Membaca catatan kisah hidupnya dalam 15 tahun terakhir, seolah membuka catatan sejarah tentang perkembangan virus HIV/AIDS di Indonesia. Direktur Eksekutif Yayasan Hotline Surabaya ini merupakan generasi pertama aktivis HIV/AIDS di Indonesia. Ia bekerja dengan semangat yang terus membara, di tengah ancaman, kritikan, dan juga kehilangan sebagian materinya, demi menegakkan rasa kemanusiaan.

Dari data-data terakhir yang ditemukan, ia menyebutkan tingginya angka HIV/AIDS di Indonesia. Grafik menggambarkan adanya pertumbuhan yang sangat tinggi dalam waktu sepuluh tahun terakhir, bahkan bisa dibilang sebagai sebuah gap. Sebagai bandingan, terdapat 198 orang terinveksi virus HIV di tahun 1997 dan melonjak hingga 8988 di tahun 2007. ”Jumlah ini mungkin akan membengkak, karena masih banyak orang yang tidak mengetahui bahwa ia terinfeksi HIV. Atau bahkan mereka menutupi kenyataan yang ada,” ungkap Esthi.

(more…)

Read Full Post »