Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Pengusaha/pebisnis’ Category

suasana ruang penjara sukamiskin

suasana ruang penjara sukamiskin

di dalam ruang penjara

di dalam ruang penjara

Huzrin dan Tengku Lampo Awe, petinggi GAM

Huzrin dan Tengku Lampo Awe, petinggi GAM

huzrin di depan penjara sukamiskin

Catatan dari Sukamiskin

Hidup ini tak bisa ditebak. Berlapis kabut tipis yang seringkali menjebak. Ada yang lubang jebakannya dalam tak berdasar, ada pula yang hanya pendek tak berarti. Kadangkala hidup ini seakan hambar tak beragam, tanpa rasa, tanpa selera. Terkadang terasa susah, rumit bagai jalan berkelok-kelok dengan seribu rintangan. (Leo Tolstoy, Setelah Pesta Dansa).

Begitulah kehidupan, manusia harus selalu bisa mengambil hikmah dari setiap “realita” yang dialami. Seperti halnya Huzrin Hood.  Mantan orang nomor satu di Kabupaten Kepulauan Riau dan pejuang pembentukan provinsi Kepulauan Riau ini harus berhadapan dengan kenyataan baru. Dipenjara, atas tuduhan penyalahgunaan APBD. (more…)

Read Full Post »

Susanna yang Tidak Biasa.

susanna perini

Meskipun butiknya bernama “Biasa”, Susana Perini adalah seorang pemikir dalam di bidang fashion dan seni. Ia sama sekali jauh dari konvensi

Bali dan Biasa. Dua kata ini seolah tak terpisahkan satu sama lain. Butik busana kontemporer ini memang selalu melekat erat ketika bicara ranah mode Bali di percaturan mode internasional. Biasa memiliki karakter busana yang boleh jadi berseberangan dengan apa yang disebut diktum mode. Gaya bajunya tak berstruktur, tak ada jaket, tak ada ukuran standar, tapi dengan formula yang selalu terasa elegan untuk busana tropis. Jelas ini bukan standar fashion biasa. Namun keberbedaan ini justru membuat Biasa tampil menonjol. Inilah hasil kerja keras dan semangat baja Susanna Perini, sang pemilik butik. (more…)

Read Full Post »

Melintasi Matahari

Suzy Darmawan Hutomo

Suzy Darmawan Hutomo

“Aktivis” lingkungan inipun meninggalkan Matahari menuju Jantung Kota

Formal is not very me,” Begitu Suzy Darmawan Hutomo bercerita tentang dirinya. Ketika itu, ia tampak senang dengan pilihan busana serupa kebaya tanpa lengan dengan bawahan batik. Ia terlihat segar dengan rambutnya yang pendek sedikit basah seolah habis keluar dari salon. Wajah dengan riasan tipis itu justru membuat ia kian memesona. Raut mukanya terlihat bahagia, lahir dan batin, tanpa terasa dibuat-buat. Sambutannya terasa tulus, kendati dia terpaksa menunggu kedatangan dewi yang terlambat karena kemacetan luar biasa menuju kediamannya: Bintaro sektor 9, Tangerang, Banten.  (more…)

Read Full Post »

Bukan Bintang Biasa

Melly Goeslaw

Melly Goeslaw

“Aku tidak mau penampilanku sama dengan orang lain”

Namanya Meliana. Sederhana, begitu Ersy Sulessy memberikan nama untuk anaknya. Tak ada arti khusus dari nama ini. Tak ada pula terpikir kelak anak sulung perempuan ini akan mengikuti darah yang mengalir dari ayahnya yang sangat ternama di masa itu, Melky Goeslaw, yang sesungguhnya tak pernah hidup bersama dalam kehidupan anaknya. Tapi memang Tuhan selalu ada jalan untuk membuatnya jadi besar, sebesar talentanya sekarang. Dengan nama Melly-belakangan diberi embel-embel nama Melly Goeslaw oleh wartawan– popularitasnya terus melaju. Pesat. Dan terus berkembang dari hari ke hari. (more…)

Read Full Post »

Negeri Mimpi

Irwan Danny Mussry

Irwan Danny Mussry

Irwan Danny Mussry

Ketika berada di negeri mimpi-mimpi, dia selalu merindukan wanita dengan karakter kuat dan bersahaja agar mengingatkannya untuk selalu menginjak bumi

Kesegaran alam tampak terasakan begitu memasuki ruang kerja Irwan D. Mussry. Di ujung ruang, setangkai bunga Lili putih segar diletakkan. Deretan lukisan pemandangan alam pedesaan berjajar di dinding seolah membangunkan kerinduan akan suasana yang damai. “Kita mau bicara dimana..”,suara Irwan tiba-tiba memecah perhatian. Ia menawarkan tiga suasana yang berbeda di ruangan itu: di meja kerjanya yang formal dengan pemandangan lukisan abstrak merah menyala yang dikombinasi dengan lukisan gunung John van Der Sterren, ruang meeting yang hangat dengan pandangan luas, atau suasana intim di meja kecil tempat bunga Lili itu diletakkan.

Alunan musik jazz dengan pengaturan cahaya lembut di ruangan itu memang membuat nyaman siapapun yang datang. Suasana terasa hangat dan welcome. Penataan interior, warna ruangan dan pemilihan lukisan menunjukkan kelas dan kesukaan Irwan, President dan CEO PT Timerindo Perkasa International (Time International) yang menjadi agen-agen jam tangan mewah di Indonesia. Tak terlihat sesuatu yang “bling-bling” di sana, namun cita-rasa yang ditawarkannya dalam kesederhanaan membuat ruangan ini berkesan elegan, “mahal” dan berkelas. (more…)

Read Full Post »

Taipan Penyusur Karma

Hartati Murdaya

Hartati Murdaya

Wanita super intens ini adalah salah satu konglomerat terpenting di Indonesia. Ia juga mengaku sebagai orang yang sekedar menjalankan karma.

Pengusaha Siti Hartati Tjakra Murdaya adalah satu-satunya wanita Indonesia yang tercantum sebagai pengusaha nasional terkaya versi Majalah Forbes tahun lalu. Dari 40 nama yang dipublikasikan majalah asing itu, dia dan suaminya, menduduki posisi ke-16. Kekayaan bersihnya diestimasikan sekitar 430 Juta Dollar (sekitar 3,9 trilyun rupiah).

Namanya pun sering muncul di media masa, karena ia memang pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Masyarakat. Apapun laporan media mengenainya, dan memang ragamnya banyak, tidak ada yang mendebat bahwa Hartarti adalah seorang pengusaha yang intens, berkerja keras, dan tidak pernah gentar untuk meraih kesempatan atau, bila perlu, berdebat atau berpolemik dengan pihak-pihak lain. (more…)

Read Full Post »

Melepas Bayang-Bayang

Metta Murdaya

Metta Murdaya

Pengalaman dalam sebuah keluarga yang sangat berorientasi bisnis membuat dia yakin bahwa bisnis adalah sebagai bagian dari hidup. Bukan hidup untuk bisnis itu sendiri.

Hari itu, Metta Murdaya tiba di Indonesia. Kedatangannya kali ini tak lain dari merayakan pernikahan adik lelakinya dengan putri seorang taipan kaya Indonesia. Di pesta super mewah yang menghadirkan tetamu penting seperti presiden, para menteri dan orang-orang terhormat itu, ia terlihat segar dan sederhana. Bergaun terusan panjang sewarna adik perempuannya, Upekha, serta perhiasan kecil pinjaman dari ibunya: Hartati Murdaya. (more…)

Read Full Post »

Cerita di Balik Perhiasan

Franky Wongkar

Franky Wongkar

Franky Wongkar

“Perhiasan adalah sebuah pernyataan”

Usia muda bukan berarti muda dalam berkarya. Franky Wongkar membuktikannya.Tepatnya tiga tahun lalu ketika ia memulai sejarah bisnisnya di Indonesia dengan membuka label perhiasan atas namanya sendiri. Bagi Franky, perhiasan adalah urat nadi kehidupan yang tak terpisahkan sejak dia berusia 5 tahun-suatu usia dimana ia mulai mencintai perhiasan yang dikenakan oleh ibunya. “Segala sesuatu yang bling-bling dan sparkling itu sungguh menarik untukku,”tukas Franky yang sangat menikmati masa-masa ketika sang ibu sering mengajaknya ke sebuah toko perhiasan. (more…)

Read Full Post »

Lompatan Masa Depan

Martha Gunawan

Martha Gunawan

Bisnis memenatkan kepalanya, tapi seni membebaskannya. Inilah yang membuat dia kian jatuh cinta.

Di tengah tumbuh suburnya galeri seni di Indonesia, Martha Gunawan adalah sebuah nama yang tak bisa dilepaskan. Ia adalah pemilik galeri Mon Décor, pelopor galeri seni representatif di Indonesia. Bisa dikatakan bahwa pertumbuhan seni dan seniman muda Indonesia tak lepas dari tangan dinginnya, meski sejarah tak mencatatnya secara tertulis. Sejak seni belum menjadi gaya hidup seperti sekarang, Martha sudah kerja habis-habisan, mencari bibit-bibit unggul seni Indonesia: satu hal yang kini jamak dilakukan oleh para pemilik galeri.

Martha adalah seorang arsitek lulusan universitas Tarumanegara, Jakarta, yang kebetulan sedang mengerjakan interior apartemennya sendiri di Singapura. Ketika itu, oleh desainer interiornya dia diminta untuk memberikan sebuah sentuhan seni dalam ruangannya. Jelas bukan perkara gampang, apalagi mode tahun 80-an memang kurang menyentuh seni yang serius. Tapi ia mencoba, dan sungguh takjub saat mengetahui betapa karya seni di dalam sebuah dekorasi memiliki nilai lebih. “Lalu saya pikir, mengapa saya tidak memopulerkannya di Jakarta?,” ia mengenang masa perkenalannya dengan dunia seni yang akhirnya mengubah arah masa depannya kelak. (more…)

Read Full Post »

Ada Apa dengan Rudi Soedjarwo?

rudi soedjarwo

rudi soedjarwo

Sutradara bertangan dingin ini justru memiliki kisah yang lebih dramatis dibanding film-film yang telah dibuatnya.

Rudi Soedjarwo adalah sutradara yang tak pernah kehabisan ide. Semakin banyak berbincang dengannya, kian banyak ide yang akan terlontar dari pikirannya. Ia pun memiliki kemampuan bercerita yang baik, sehingga patner berceritanya pun dengan mudah akan tersentuh daya imajinasinya. Apalagi saat bercerita tentang film, ia akan menggambarkannya secara detil, lengkap dengan settingnya, kita pun seolah menyaksikan pertunjukan film yang sesungguhnya.

Boleh jadi karena kelebihan inilah ia mampu mencetak film-film laris di Indonesia. Karena idenya yang terus mengalir seperti air, ia tidak pernah melewatkan waktunya tanpa membuat film. Tahun ini saja, ia sudah merencanakan membuat 3 film dalam setahun. Ini berarti di tahun ke-6 ia berkarya, akan terdapat 14 film yang dibuatnya. Hasilnya cukup lumayan, sesuai selera masyarakat. ”Kecuali 9 Naga. Itupun sudah lebih dari 90 ribu penonton,” tukasnya, tanpa bermaksud menyombongkan diri.

(more…)

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »