Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘Pengusaha/pebisnis’ Category

Sempurna dalam Ketidaksempurnaan

singgih kartono susilo

singgih kartono susilo saat wawancara berlangsung

Totalitas, keras kepala, konsisten, dan penuh daya hidup dalam menjalani pilihan adalah sebagian dari rahasia kesuksesannya

Di sebuah desa yang sunyi, jauh dari keramaian kota metropolitan, salah satu produk termewah 2008 versi majalah Time diproduksi. Produk bernama Radio Kayu Magno yang kini menjadi kegemaran baru di pasar Amerika, Jepang, dan Eropa itu justru dibincangkan karena kesederhanaan yang ditawarkan.

Singgih Susilo Kartono adalah nama di balik seluruh kerja besar ini. Ia adalah desainer produk yang memusatkan segala aktivitas bisnisnya dari desa Kandangan, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Terbuai dalam alam pedesaan masa kecil, tinggal di atas tanah orang tua yang sejak dulu diimpikan, ia mengajak masyarakat setempat untuk bekerja di workshop sederhana yang berpemandangan alam pedesaan, pesawahan, pepohonan bambu, bermusik desau angin, dan suara anak-anak bermain sepakbola kertas.

Tahun lalu, ia menduduki posisi 6 dari 276 nominator People Design Award, Cooper-Hewitt National Design Museum New York, Amerika Serikat. Prestasi ini berlanjut di Jepang ketika membawa penghargaan Good Design Award – Japan 2008, sementara ia baru saja meraih Grand Award “Design for Asia Award” 2008 by Hong Kong Design Center. Tahun 2009, ia “menaklukkan” Eropa dengan membawa pulang penghargaan Design Plus Award – Ambiente Frankfurt Germany 2009, serta Brit Insurance Design of the Year 2009, Design Museum, London.  Prestasi luar biasa ini ternyata tetap disikapi rendah hati oleh Singgih – seperti yang dirasakan dewi ketika mengunjungi workshopnya beberapa waktu lalu. (more…)

Read Full Post »

3 Pria Pilihan

sandiaga uno

sandiaga uno

Kualitas seorang pria sebaiknya dilihat dari apa yang dia berikan dan bukan apa yang ia mampu berikan. Pernyataan Albert Einstein ini seolah memberikan jawaban mengapa kami memilih 5 pria terbaik pilihan dewi. Mereka adalah para pria yang sukses di jalurnya, berbahagia, mencintai profesinya sebanding dengan kehidupannya. Kami percaya, pria yang baik adalah sahabat dalam kehidupan. (more…)

Read Full Post »

Di Balik Panggung

rinny noor

rinny noor

Di balik gemerlap panggung musik, ada kesederhanaan ia dalam membuat semua mimpi artis menjadi nyata

“Dia menunjukkan padaku sebuah peta dunia dan membukanya di atas meja. Lalu ia bertanya, ‘Nah, Rinny, sekarang tunjukkan padaku, di mana letak Indonesia.'”

Rinny Noor tersenyum. Sebuah kenangan indah bersama Bill Graham kembali mengusik pikirannya. Alunan musik terompet dan hawa dingin yang merasuki ruang privat Restoran Seribu Rasa, Jakarta, kian menghanyutkannya. Ia menikmati suasana itu, bersamaan dengan kepulan asap rokoknya yang terus menerus dihisapnya, mengenang sebuah kisah sangat berkesan ketika menginjakkan kakinya di kantor Bill di San Fransisco, 22 tahun lalu. Bill adalah legenda promotor tur musik rock dunia yang pernah membawa Santana dan Rolling Stone dari Eropa menuju Amerika. Pertemuan bersejarah itu tak hanya membuat mimpi bertemu sang idola menjadi nyata, namun juga mengarahkan biduk kehidupannya di kemudian hari menjadi seorang promotor musik yang sukses. (more…)

Read Full Post »

Negosiasi Kehidupan

Ridwan Kamil

Ridwan Kamil

Nilai-nilai hidupnya banyak lahir dari tekanan. Dan akhirnya, nilai itulah yang ia jadikan cara bernegosiasi dengan kehidupan.

Mochamad Ridwan Kamil menuliskan dirinya sebagai seorang pemimpi dan pecinta kota. Arsitek, urban designer, penulis dan dosen ini adalah pendiri Urbane, sebuah jasa konsultan perencanaan, arsitektur dan desain terkemuka di Indonesia dan manca negara. Meski berpusat di Bandung, karya-karya Urbane bertebaran di Singapura, Bangkok, Bahrain, Beijing, Vietnam dan tentu saja Indonesia. Umumnya proyek ini berupa pengembangan kawasan perkotaan seluas 10-1000 ha, atau disebut sebagai mega proyek.

Salah satu proyek yang dikerjakannya kini adalah Superblock Project untuk Rasuna Epicentrum di Kuningan Jakarta. Ia menggarap 12 hektar dari total kawasan 50 hektar, termasuk diantaranya Bakrie Tower, Epicentrum Walk, perkantoran, ritel, dan waterfront. Di luar itu, ia adalah Ketua Bandung Creative City Forum (BFCC), sebuah komunitas kreatif yang ingin menjadikan Bandung sebagai kota terindah nomor lima di dunia dalam lima tahun mendatang. (more…)

Read Full Post »

Bergelut antara Proporsi dan Komposisi

Andra Matin

Andra Matin

Dimatanya, wanita dan bangunan harus memiliki keseimbangan dan “taste” yang tinggi

Boleh jadi Andra Matin sudah menjadi selebritas kini. Namanya begitu ramai dibincangkan. Tak hanya dalam dunia arsitektur Indonesia yang telah membesarkan namanya, tapi juga di kalangan sosialita yang telah memakai jasanya.

Akhir tahun lalu, arsitek lulusan Universitas Parahyangan Bandung ini berhasil menyabet 3 piala dari 7 penghargaan yang dikeluarkan oleh Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI). Satu penghargaan diantaranya merupakan kerjasamanya dengan arsitek Anthoni Liu. Prestasi ini jelas merupakan barang langka dalam sejarah arsitek Indonesia, dimana seorang arsitek, muda pula, bisa meraih lebih dari satu penghargaan dari satu-satunya organisasi profesi di Indonesia. (more…)

Read Full Post »

Di Balik Senyum

Poppy Dharsono

Poppy Dharsono

Poppy Dharsono

Samudera yang tenang biasanya menyembunyikan palung-palung yang dalamnya tak terkirakan

Sepanjang tiga puluh satu tahun berkecimpung dalam dunia fashion Indonesia, tak banyak yang berubah dalam penampilan sosok Poppy Susanti Dharsono. Senyum, gaya berdandan, citranya, hampir konsisten selama itu. Hidupnya seperti konstan meskipun banyak berita mewarnainya. Ia begitu pandai menyimpan semua hal, menyakitkan dan membahagiakan, dalam dalam laci-laci yang rapi, dan terus menjalani kehidupan dalam balutan citra keanggunan dan senyuman yang selalu menyembul di balik kacamata kesayangannya.

Ia adalah seorang pelaku sejarah yang menggerakkan roda industri fashion di Indonesia. Bekal pendidikan dari sekolah model dan fashion di Paris dengan segera memberikan darah segar bagi perkembangan fashion yang masa tahun 70-an masih didominasi oleh para dress maker seperti Prayudi dan Peter Sie. Ia pula yang meletakkan landasan fashion sebagai industri dengan mengenalkan konsep ready to wear. Tiga puluh satu tahun sudah ia memulai usahanya, dan hingga kini nama dan usahanya terus melaju bersama waktu. (more…)

Read Full Post »

Puisi dalam Segelas Wine

Yohan Handoyo

Yohan Handoyo

Bila wine adalah segelas puisi, maka ia telah menciptakan ribuan puisi dari tangannya.

Di balik meja bar, Yohan Handoyo menyiapkan  tiga gelas minuman. Warnanya coklat keemasan, cantik, dengan hiasan di pinggiran gelas. Hazelnut Martini, namanya. Rasanya manis, aromanya wangi, dan istimewanya, tetap meninggalkan rasa manis dan wangi itu di bibir. Dalam hitungan menit, suasana perjumpaan menjadi  lebih rileks. Perbincangan mengalir lancar. Pemandangan senja restoran Segara, Ancol, terasa lebih indah dibanding sebelumnya. Tak tahu apakah karena pantulan cahaya matahari keemasan yang jatuh di pantai, atau karena efek minuman yang Anda boleh merasakannya sendiri.

“Kamu tak bakal mendapatkan minuman itu dimanapun. Never. Never!,” tegasnya dalam aksen Jawa Timuran yang kental. Ia rupanya baru saja menemukan satu racikan minuman baru, hasil perpaduan Martini dengan minuman lain, yang memunculkan aroma dan rasa kacang di dalamnya. Hazelnut Martini adalah minuman ke-8, dari 10 macam yang dihidangkan pada kami sore itu, melengkapi Udang Tequila, Strawberry Baileys, Oyster Vodka, serta macam-macam jenis white dan red wine dengan aroma buah-buahan. (more…)

Read Full Post »

(dewi edisi Desember 2007)

Perempuan Dari Titik Nol

Master kebaya yang juga ibu rumah tangga ini merasa bahwa dia adalah manusia pilihan

Kami berjumpa di kapel Maria Magdalena. Semilir angin berhiliran memasuki ruangan kapel sembari membawa bunyi indah dari gesekan alat musik bambu tradisional. Gemericik suara air dan lagu-lagu rohani yang dilantunkan dalam kelembutan memberikan suasana yang nyaman. Hawa panas kota Semarang tak terasakan. Yang tersisa kemudian adalah sebuah rasa yang damai, sejuk, tenang dan melenakan. Dari lantai empat rumah tinggal itu, suasana malam dengan kerlip lampu kota, reramai pelabuhan, hingga laut di kejauhan tampak berjarak. Inilah “gua” modern tempat bertapa desainer Anne Avantie.

Anne adalah sosok tepat saat bicara soal kebaya modern masa kini. Karya-karyanya selalu menawarkan kebaruan yang dibangun dari sisi keanggunan dan keglamouran. Pergelaran shownya selalu dipenuhi selebritas dan sosialita papan atas. Inilah pesona yang ditawarkan Anne: sebuah dunia yang glamour dan berjiwa.  Selain di Semarang, Anne memiliki butik privatnya di Mal Kelapa Gading, Jakarta. Desember ini, dia akan kembali mengembangkan sayapnya dengan membuka butik Roemah Pengantin di Grand Indonesia, Jakarta. (more…)

Read Full Post »

(dewi edisi September 2007)

Harumnya Aroma Kesuksesan

Johnny Andrean

Johnny Andrean

Johnny Andrean

Mungkin hanya di kelembutan tangan dan kepekaan perasaan Johnny, wanita dan roti terasa begitu wangi.

Johnny Andrean. Nama ini begitu wangi belakangan ini. Tak cuma wangi sesampoan yang dimunculkan dari citranya yang melekat erat dengan dunia kecantikan, namun juga dari aroma roti dari butik-butik roti belakangan ini. Benar, dia adalah pemilik 209 gerai salon Johnny Andrean Salon-40 diantaranya berupa JA School and Training Center dan pemegang waralaba BreadTalk Indonesia yang kini sudah berjumlah 35 cabang.  Dia pula yang menciptakan waralaba lokal berskala internasional: J.Co Donuts and Coffee. Dalam waktu dua tahun, J.Co telah berdiri sebanyak 24 gerai.

September ini, Johnny kembali menciptakan momentum. Waralaba J.Co untuk pertama kalinya akan berkibar di mancanegara. Tepatnya 2 gerai di Kuala Lumpur dan 1 di Singapura. Dalam dunia pemasaran, boleh jadi ini menjadi hal yang fenomenal mengingat J.Co sendiri baru dibuka 2 tahun lalu dan langsung disambut antusias oleh pasar lokal. “Ke depan, saya ingin membuka pasar ke China, Hongkong, Korea dan Jepang,” ungkapnya bangga. Sebuah kebanggan yang wajar mengingat Johnny sudah 29 tahun merintis bisnis dan membiakkan waralaba, baru kini dia berhasil mendapatkan peluangnya. “Sudah saatnya brand Indonesia berkibar positif di manca negara,” tukasnya. (more…)

Read Full Post »

Obin,

Perempuan Anomali dari Jalan Kopi

 

Obin (Josephine Komara)

Obin (Josephine Komara)

Dia adalah perempuan dari masa lalu, di masa kini, untuk masa depan Indonesia

 

Josephine Werratie Komara alias Obin tak pernah mau bercerita tentang dirinya sendiri. Maka artikel ini merupakan hasil wawancara dari lebih dari 13 orang. Diantaranya August Parengkuan, Melly Budiman, John Suryaatmadja, Inet Leimena, Erlangga Komara, Ronny Siswadi, Karlina Supelli, Bondan Winarno, Maria, Wita, dan masih banyak lagi. Obin sesekali memberikan komentar atas berbagai pandangan mereka atas dirinya. “Masak gue yang harus cerita tentang diriku sendiri.. Biar mereka saja bicara tentang gue….,”katanya.

 

***

 

Gadis kecil itu terpaku di depan sebuah ember. Tubuhnya membungkuk, matanya tertumbuk pada gerakan air yang yang berputar di dalamnya. Dia mengamati dengan seksama bagaimana cairan putih pembersih lantai itu berputar, berputar, lantas meluruh bersama air bersih.  Ia lupa –tepatnya tidak peduli–  dengan segala hal yang ada di sekelilingnya saat itu. Lalu imajinasinya tumbuh, membayangkan dirinya sebagai cairan putih pembersih lantai yang meluruh bersama air.  (more…)

Read Full Post »

« Newer Posts - Older Posts »