Feeds:
Posts
Comments

Archive for April, 2009

Kata Hati

Gadis Arivia

gadis arivia

gadis arivia

Strategi bermain cantik -seperti penampilannya- itulah cara dia memerjuangkan persoalan perempuan di Indonesia

“Selebriti” itu bernama Gadis Arivia Effendi. Dia baru saja datang dari Amerika, untuk mampir sebentar di Indonesia, meluncurkan buku kumpulan puisi pertamanya: Yang Sakral dan Yang Sekuler. Ditemui di Yayasan Jurnal Perempuan, lembaga swadaya masyarakat bentukannya, ia tampak sibuk menemui dengan rombongan kawan-kawannya sesama aktivis yang datang silih berganti hingga malam hari. Mereka berdiskusi, melepas kerinduan untuk bercerita, lalu diakhiri dengan foto bersama. Suasana begitu cair dan akrab. Gadis sendiri tampak menikmati suasana itu. (more…)

Advertisements

Read Full Post »

Negosiasi Kehidupan

Ridwan Kamil

Ridwan Kamil

Nilai-nilai hidupnya banyak lahir dari tekanan. Dan akhirnya, nilai itulah yang ia jadikan cara bernegosiasi dengan kehidupan.

Mochamad Ridwan Kamil menuliskan dirinya sebagai seorang pemimpi dan pecinta kota. Arsitek, urban designer, penulis dan dosen ini adalah pendiri Urbane, sebuah jasa konsultan perencanaan, arsitektur dan desain terkemuka di Indonesia dan manca negara. Meski berpusat di Bandung, karya-karya Urbane bertebaran di Singapura, Bangkok, Bahrain, Beijing, Vietnam dan tentu saja Indonesia. Umumnya proyek ini berupa pengembangan kawasan perkotaan seluas 10-1000 ha, atau disebut sebagai mega proyek.

Salah satu proyek yang dikerjakannya kini adalah Superblock Project untuk Rasuna Epicentrum di Kuningan Jakarta. Ia menggarap 12 hektar dari total kawasan 50 hektar, termasuk diantaranya Bakrie Tower, Epicentrum Walk, perkantoran, ritel, dan waterfront. Di luar itu, ia adalah Ketua Bandung Creative City Forum (BFCC), sebuah komunitas kreatif yang ingin menjadikan Bandung sebagai kota terindah nomor lima di dunia dalam lima tahun mendatang. (more…)

Read Full Post »

bunga-jeruk-2008-makan-hati-3-130x130-oc

bunga-jeruk-2008-selamat-jalan-sayang-1-2-45x45x100-resin

bunga-jeruk-2008-runaway-baby-150x150-oc

Sekadar Catatan:

Catatan ini terjadi ketika saya datang di pameran Bunga Jeruk yang bertajuk ¬†“Just Bunga “. ¬†Pameran ini menunjukkan berbagai karya terdepan dari seniman wanita muda kontemporer Indonesia, yang kelak akan memberi warna bagi masa depan seni Indonesia.

(more…)

Read Full Post »

Dna Kehidupan

Herawati Sudoyo

Ia percaya kebahagiaan bisa diraih bila diperjuangkan dengan ketangguhan

herawati sudoyo

herawati sudoyo

Dr. Herawati Sudoyo, Ph.D. adalah penganalisa dna forensik dari Lembaga Biologi Molekul Eijkman, Jakarta, Indonesia. Lahir tanggal 2 November 1951. Teman-temannya mengenal ia sebagai ilmuwan yang amat cermat dan teliti, kendati selalu berusaha tampil modis. Meski dibesarkan dalam keluarga tentara, hubungannya dengan Kepolisian Republik Indonesia berjalan amat mesra. Ia pernah mendapatkan Wing Kehormatan Kedokteran Kepolisian (2007), penghargaan Habibi Award untuk kemajuan ilmu kedokteran dan bioteknologi dan Australia Alumni Award for Scientific and Research Innovation (2008). Ketika bom meledak di Bali dan kemudian di Kedutaan Besar Australia di Jakarta, dalam waktu 13 hari, ia berhasil mengenali pelaku melalaui metode analisis forensik dari DNA mitokondria.

Kisah di atas bukanlah sebuah pengenalan nama tokoh seperti yang ada dalam film dan serial televisi CBS, Amerika, Crime Scene Investigation (CSI) yang memenangkan Penghargaan Emmy. Herawati, adalah sebuah nama nyata di Indonesia, yang dalam pekerjaannya melakukan aktivitas serupa kelompok tim forensik Las Vegas dalam menguak sebuah misteri, kematian tak wajar, dan kejahatan lainnya. Termasuk bom bunuh diri. “Berbeda dengan kasus pengeboman di Amerika dimana para pengebom mengaku bertanggung jawab, di Indonesia tidak pernah ada. Akhirnya kami bisa temukan pelakunya dari metode DNA forensik. Ini seperti pekerjaan yang sangat menantang. Seperti CSI,”katanya gembira. (more…)

Read Full Post »